Meiliana Di Hukum 18 Bulan Penjara

Meiliana Di Hukum 18 Bulan Penjara karena kasus penistaan agama yang terjadi di tahun 2016 lalu.

Masih ingatkah Seorang perempuan di tanjung balai asahan yang bernama Meiliana Di Hukum 18 Bulan penjara karena di anggap menistakan agama.

Hal itu melibatkan seluruh tempat ibadah di sana, dan yang terjadi selanjutnya adalah kuil kuil tempat ibadah umat buddha di rusak, di jarah dan di bakar.

Meiliana Di Hukum 18 Bulan Penjara

Kasus itu di sebut dengan Kasus penistaan agama yang di ketukkan palu oleh PN Medan dan tertera di website resmi MA.

Bandar Taruhan Bola

Banyak dari berbagai pihak yang tidak menyetujui hukuman dari Pengadilan tersebut karena dari Ketua PBNU saja sudah menyebutkan bukan penistaan agama.

Ketua PBNU Bidang Hukum, HAM dan perundang undangan Robikin Emhas memberikan beberapa pernyataan yang menyatakan bahwa Kasus Meiliana bukanlah Kasus Penistaan Agama.

“Mengatakan suara azan terlalu keras menurut pendapat saya bukan penistaan agama. Saya berharap penegak hukum tidak menjadikan delik penodaan agama sebagai instrumen untuk memberangus hak menyatakan pendapat,” ujar Robikin Emhas.

Bandar Judi Casino

Robikin juga meminta untuk pasal 156 serta 156a KUHP itu tidak di jadikan pasal karet oleh penegak hukum karena hal tersebut haruslah menjadi sebuah Kritikan yang konstruktif.

Jadi perkaranya jelas karena meminta dan memperbincangkan soal Volume kepada tetangga yang mempunya warung dan bukan memerintahkan untuk memperkecil Volume Azan.

Bandar Slot Terbanyak

Hal seperti itu harusnya menjadi sebuah kritikan bukanlah menjadi sebuah emosi lantas menghancurkan rumah si Meiliana ini dan puluhan Vihara serta tempat tempat sosial di rusak dan di bakar.

Dengan memberikan hukum pidana untuk Meiliana selama 18 Bulan Penjara saya rasa ini adalah sebuah kesalahan ujar pembela hukum Meiliana kepada kami.

Baca Juga : Cucu Konglomerat Pemakai Kokain

ini lah data ke 8 orang yang di tangkap dan di hukum karena telah melakukan pengrusakan dan pembakaran Vihara di tanjung balai.

1. Abdul Rizal dihukum 1 bulan 16 hari.
2. Restu dihukum 1 bulan dan 15 hari.
3. M Hidayat Lubis dihukum 1 bulan dan 18 hari.
4. Muhammad Ilham dihukum 1 bulan dan 15 hari.
5. Zainul Fahri dihukum 1 bulan dan 15 hari.
6. M Azmadi Syuri dihukum pidana 1 bulan dan 11 hari.
7. Heri Kuswari dihukum 1 bulan dan 17 hari (kena pasal kasus pencurian).
8. Zakaria Siregar dengan pidana 2 bulan dan 18 hari.

Hukuman untuk 8 orang tersebut di ketuk oleh PN Tanjung balai pada tanggal 23 Januari 2017.

Baca Juga : Cucu Konglomerat Pemakai Kokain

Sedangkan untuk Meiliana yang di hukum selama 18 bulan penjara di ketukan palu oleh PN Medan tanggal 21 Agustus 2018.