Dua Anggota DPRD Bercanda Tentang Bom di Bandara Tidak Ditahan

Dua Anggota DPRD Bercanda Tentang Bom di Bandara Tidak Ditahan

Berita Politik LigafoxDua Anggota DPRD Bercanda Tentang Bom di Bandara Tidak Ditahan

Surabaya, Ligafox.in – Ada dua anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi,

Yaitu Nauval Badri dan Basuki Rahmad yang diamankan oleh kepolisian di bandara karena telah bercanda tentang bom dan akan ditangano oleh penyidik pegawai negeri sipil ( PPNS ) Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur. Bandar Bola Piala Dunia Russia 2018

Ajun Komisaris Besar Donny Adityawarman mengatakan pihak Bandara Banyuwangi telah menyerahkan Nouval dan Basuki kepada kepolisian.

” Sesuai dengan peraturan yang mengatakan bahwa yang punya kewenangan untuk menyidik itu adalah PPNS dan bukan polisi,” papar Donny seperti yang kami terima laporan dari tim Media Ligafox,in.

Baca Juga : Prediksi Real Madrid Vs Liverpool Final Liga Champions

Menurut Polisi telah melakukan pemeriksaan awal setelah mendapat pelimpahan kasus tersebut, dia menjelaskan bahwasanya di Bandara Banyuwangi tidak memiliki PPNS,

Maka kasus tersebut dibawa ke PPNS Bandara Internasional Juanda sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Pasal 399 dan 400.

Walaupun demikian, Nauval dan Basuki tidak ditahan. Donny menjelaskan tidak dilakukannya penahanan karena ancaman kasus tersebut hanya satu tahun penjara. Sedangkan penahanan akan dilakukan pada kasus yang ancaman hukumannya lebih dari lima tahun penjara.

” Kendati tidak ditahan, kasus itu akan tetap berjalan terus dan tidak berhenti karena kami akan melimpahkan berkas nya ke PPNS Bandara Juanda Surabaya, dan hingga kini kami masih melakukan koordinasi untuk pelimpahan kasus penerbangan, ” terang Donny

Baca Juga : Prediksi Skor Russia Vs Arab Saudi 16 Mei 2018

Nauval dan Basuki politikus dan juga pimpinan Partai Gerindra dan Partai Hanura itu mau terbang ke Jakarta.

menggunakan pesawat Garuda GA 265 yang berangkat pada 23 Mei 2018 di Bandara Banyuwangi, Tetapi saar masuk pemeriksaan yang bersangkutan menyampaikan bahwa tas rekannya berisi Bom.

Mereka berdua bercanda soal bom itu dapat dikenakan jeratan pasal 437 ayat 1 jo,

Pasal 344 huruf e UU RI No.1 tahun 2009 tentang penerbangan dengan ancaman hukuman maksimal 1 tahun penjara.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *