BIGMATCH Preview Liga Primer Inggris Empat Besar : Chelsea – Liverpool

 

Liga Fox – BIGMATCH Preview Liga Primer Inggris Empat Besar : Chelsea – Liverpool

 

Bigmatch di Stamford Bridge ini bakal krusial bagi kedua tim, karena posisi empat besar menjadi taruhannya.
Tinggal meraup satu poin lagi, maka Liverpool dipastikan menyegel posisi empat besar Liga Primer Inggris. Target tersebut seharusnya sudah tuntas diraih armada Jurgen Klopp sejak dua pekan lalu, namun urung terjadi lantaran hasil imbang beruntun melawan tim zona merah, West Bromwich Albion (2-2) dan Stoke City (0-0).

Liverpool bermain imbang 1-1 saat menjamu Chelsea pada pertandingan pekan ke-13 Premier League – kasta teratas Liga Inggris – di Stadion Anfield, Sabtu (25/11/2017). The Reds unggul lebih dulu lewat Mohamed Salah, lalu The Blues membalas via Willian.

Dengan asumsi seperti itu, Liverpool seharusnya punya optimisme tinggi saat melakoni laga tandang menghadapi Chelsea, pada Minggu (6/5) malam WIB. Apalagi, Bandar Bola Piala Dunia Russia 2018, The Reds selalu mencatatkan kemenangan dalam dua kunjungan terakhir ke Stamford Bridge. Namun ada dua alasan mengapa Liverpool tidak boleh terlalu percaya diri dalam bigmatch ini.

Pertama, Chelsea juga sedang giat-giatnya mengejar finis empat besar. Saat ini, mereka hanya bercokol di urutan kelima, lima poin di belakang peringkat keempat Tottenham Hotspur. Kekalahan mengejutkan Spurs dari West Brom sehari sebelumnya memastikan Chelsea kian terpacu untuk memetik tiga angka saat menjamu Liverpool.

“Ini menjadi kesempatan bagus untuk kami. Jika kami masih ingin berharap [finis empat besar], maka kami harus menang. Liverpool adalah tim yang sangat bagus. Ini akan menjadi laga yang sangat sulit,” kata Antonio Conte dalam jumpa pers.

Alasan kedua, Liverpool sedang dalam kondisi skuat yang kurang sempurna. Ini terjadi akibat faktor kelelahan selepas laga yang menguras tenaga kontra Roma di Liga Champions dan juga cedera sejumlah pemain yang semestinya menjadi pelapis di momen seperti ini, yakni Alex Oxlade-Chamberlain, Joel Matip, Emre Can, dan Adam Lallana.

“Tipisnya” skuat Liverpool ini membuat Klopp hanya bisa berharap para pemain andalannya seperti Mohamed Salah, Jordan Henderson, Virgil van Dijk tampil prima melawan Chelsea dan juga terhindar dari cedera. “Kami pastikan tim ini akan siap 100 persen,” kata Klopp.

Di kubu tuan rumah, kondisinya relatif lebih kondusif. Conte siap menyambut kembalinya bek kiri Marcos Alonso yang telah merampungkan suspensi tiga laga. Danny Drinkwater juga telah kembali. Hanya David Luiz dan Ethan Ampadu yang absen.

Dengan melimpahnya opsi pemain ditambah hasil positif dalam beberapa pekan terakhir, Chelsea memiliki momentum baik dalam memburu zona empat besar di pengujung musim.

PRAKIRAAN SUSUNAN PEMAIN:

Chelsea (3-4-2-1): Courtois; Azpilicueta, Cahill, Rudiger; Moses, Kante, Fabregas, Alonso; Hazard, Willian; Morata.

Liverpool (4-3-3): Karius; Alexander-Arnold, Lovren, Van Dijk, Moreno; Wijnaldum, Milner, Henderson; Mane, Firmino, Salah

 

BACA JUGA : LIVERPOOL TANTANG REAL MADRID DI FINAL CHAMPIONS

 

Liverpool akan menjadi lawan Real Madrid pada final Liga Champions di Kiev, Ukraina, pada 26 Mei 2018. Liverpool melangkah ke final kendati kalah 2-4 dari AS Roma pada laga kedua semifinal, Rabu (2/5/2018) atau Kamis dini hari WIB. Bermodal kemenangan di Anfield pada laga pertama, Liverpool melaju ke final dengan keunggulan 7-6. Pada laga di Stadion Olimpico itu, tim tamu sempat dua kali unggul melalui gol Sadio Mane (9′) dan Georginio Wijnaldum (25′). Namun, AS Roma bisa mengejar dan membalas lewat gol bunuh diri James Milner (15′), Edin Dzeko (52′), dan Radja Naninggolan (86′, 90’+4-penalti).

Dikutip LigaFox.in dari situs resmi UEFA, AS Roma memang tampil lebih mendominasi. Mereka memimpin penguasaan bola dengan 57 persen. Agen Bola Piala Dunia Russia 2018, Dari segi peluang, “I Giallorossi” mempunyai 23 peluang yang 6 di antaranya mengarah tepat sasaran. Adapun Liverpool FC memiliki 11 kesempatan, dengan 5 di antaranya on target. Keasyikan mengurung pertahanan Liverpool, Roma justru melakukan kesalahan pada menit ke-9. Gelandang Roma, Radja Nainggolan, salah mengoper bola dari tengah lapangan yang justru diterima penyerang Liverpool, Roberto Firmino. Melakukan serangan balik cepat, Firmino kemudian menyodorkan bola kepada Sadio Mane, yang dengan tenang melepaskan tendangan terukur dari dalam kotak penalti. Liverpool unggul 1-0.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *