Kisah Eks Perawat yang Jadi Pahlawan di Pesawat Celaka Southwest Airlines

 

LigaFox – Kisah Eks Perawat yang Jadi Pahlawan di Pesawat Celaka Southwest Airlines

Mesin pesawat Southwest Airlines 1380 meledak di udara dalam perjalanan dari New York ke Dallas, Amerika Serikat. Pilot mengambil keputusan untuk melakukan pendaratan darurat.

Di antara para penumpang, pensiunan perawat sekolah, Peggy Phillips, merasa amat tak berdaya ketika melihat masker oksigen di Southwest Airlines bergelantungan pasca-mesinnya meledak. Bayangan terakhir tentang putrinya langsung menyeruak di ingatan.

Philips pasrah, terkenang 20 menit setelah pesawat mengudara dan mengirim pesan singkat kepada sang putri bahwa dia menyayanginya.

Lalu terdengar ada seorang wanita tersedot keluar akibat lubang menganga dari jendela yang rusak akibat ledakan mesin Southwest Airlines 1308. Sejumlah pria secara heroik segera menarik tubuh perempuan itu.

Korban berhasil ditarik dan tengah diberikan CPR atau bantuan pernapasan. Lalu pramugari Southwest Airlines bertanya “apakah ada orang di pesawat yang tahu CPR?”.

Phillips langsung membuka masker oksigen dan bangkit dari kursinya. Ia bergegas membantu kru pesawat seperti perawat sedang bertugas.

“Itu terjadi begitu saja. Aku merasa sedang duduk dengan masker oksigen. Sangat tidak berdaya. Tapi saat seseorang bertanya apakah ada yang tahu CPR, aku bangkit,” kata Phillips.

“Aku melakukan apa yang pernah aku pelajari dulu,” imbuhnya.

Philips pun menolong korban yang diidentifikasi Jennifer Riordan’ yang kesulitan bernapas. Bak pahlawan. Meski akhirnya wanita itu meninggal dunia.

 

Detik-Detik Pesawat Southwest Airlines Celaka

Southwest Airlines yang berangkat dari Bandara La Guardia New York ke Dallas terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Philadelphia setelah sebuah mesin meledak dan badan pesawat robek di udara.

Burung besi itu membawa 143 penumpang dan lima awak.

Para penumpang Southwest Airlines itu merasa ngeri dan mengira mereka akan mati.

Mereka menggambarkan adegan-adegan traumatis di kapal terbang, mengatakan pecahan mesin menyebabkan jendela meledak dan seorang wanita tersedot keluar.

Saksi mata mengatakan, sejumlah pria secara heroik segera menarik tubuh perempuan itu.

“Salah satu jendela hancur dan bolong,” kata penumpang bernama Eric Zilbert. “Ada sejumlah pria yang heroik menarik tubuh perempuan itu dari jendela dan melakukan CPR,” lanjutnya.

Layanan darurat bergegas ke tempat kejadian setelah pesawat melakukan pendaratan darurat sekitar pukul 11.00 pada Rabu, 17 April 2018.

Komisaris Kebakaran Philadelphia Adam Thiel mengatakan bahwa satu orang dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis dan bahwa tujuh orang lainnya dirawat oleh paramedis karena cedera ringan.

Korban adalah Jennifer Riordan, dari Albuquerque, telah diidentifikasi sebagai satu-satunya yang tewas dalam insiden mengerikan itu, menurut laporan media AS.

 

BACA JUGA : DEMI KEPUASAN, PERAWAT JERMAN INI BUNUH 97 PASIEN DALAM 2 TAHUN

Seorang perawat Jerman, yang sudah menjalani hukuman seumur hidup karena dua kasus pembunuhan, kembali mengahdapi masalah baru.

Ia dituduh membunuh lebih dari 97 pasien selama dua tahun di dua rumah sakit berbeda, di Jerman barat, seperti dilansir TIME, Rabu (24/1/2018).

Dakwaan baru terhadap Niels Hoegel mencuat setelah pejabat melaporkannya pada November lalu. Pejabat ini mengatakan, Hoegel mungkin telah membunuh lebih dari 100 pasien, apabila ditotal secara keseluruhan.

Hoegel diketahui bekerja sebagai perawat di dua rumah sakit berbeda. Pertama, di sebuah klinik di Oldenburg, Niedersachsen, Jerman, sejak tahun 1999 sampai 2002. Kedua, di klinik dekat Delmenhorst sejak 2003 sampai 2005.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *