Dipermalukan West Brom, Mourinho: MU Tidak Luwes

LigaFox – Dipermalukan West Brom, Mourinho: MU Tidak Luwes

Manajer Manchester United, Jose Mourinho menyemprot permainan anak asuhnya usai takluk 0-1 dari West Bromwich Albion di Old Trafford Stadium, Minggu (15/4/2018) dalam lanjutan Liga Inggris.

Pria asal Portugal itu terlihat kesal karena pasukan Setan Merah, julukan MU tak menunjukan determinasi. Romelu Lukaku dan kawan-kawan mudah kehilangan bola.

”Pemain kami tidak mau bermain sederhana. Semuanya lambat, kehilangan bola, tidak ada kontinuitas, dan keluwesan dalam permainan sepak bola kami,” ujarnya di laman resmi klub.

Di laga tersebut, Setan Merah tercatat melepaskan sembilan sepakan, empat diantaranya on target. Namun, West Bromwich yang memiliki sedikit peluang, hanya tiga yang mengancam gawang MU, berhasil mencuri tiga poin di Old Trafford.

”Saya rasa MU tidak pantas kalah, kami memberi mereka peluang untuk memenangkan pertandingan. Mereka berhasil mencium peluang dalam permainan yang mereka ciptakan,” ucap Mourinho menegaskan.

 

Pantas Dihukum

Akibat tak menunjukan permainan terbaiknya, MU harus menelan kekalahan. Mereka kalah berkat gol tunggal West Bromwich Albion yang di cetak oleh Jay Rodriguez pada menit ke-73.

”Saya pakar kami pantas dihukum. Bukan soal kekalahan, itu terlalu berat, tapi ini terkait permainan tim,” ujar pria berusia 55 tahun tersebut.

 

City Juara

Kekalahan tersebut mempermudah Manchester City juara Liga Inggris. Saat ini, poin rival MU itu sudah 87 poin dan sudah tidak mungkin dikejar.

”Ini menjadi sebuah reaksi yang buruk setelah keberhasilan City, konsekuensi dari itu adalah sepak bola yang rumit,” ujar Mourinho.

”Kami telah berusaha membuktikan hari ini bahwa pertandingan yang penting karena laga ini menjadi kompensasi untuk kehilangan tiga poin. City menjadi tim terbaik, cepat atau lambat mereka akan mendapatkan poin-poin. Jadi tidak ada drama ketika tim terbaik menjuarai liga,” lanjutnya.

 

BACA JUGA : 27-1-1978: AKSI PEMBUNUHAN TERAKHIR OLEH ‘VAMPIR DARI SACRAMENTO’

40 tahun silam tepatnya pada 27 Januari 1978, pembunuh berantai asal Amerika Serikat yang dijuluki “Vampir dari Sacramento”, Richard Chase melakukan aksi terakhirnya.

Korbannya adalah Evelyn Miroth (38). Ia tidak hanya menembak perempuan itu, namun juga menghabisi nyawa teman Miroth yang bernama Danny Meredith, putra Miroth yang berusia enam tahun, Jason, dan seorang bayi berumur 22 bulan, David Ferreira. Balita tersebut merupakan keponakan Miroth.

Kegilaan Chase tak berhenti di situ. Setelah membunuh Miroth, ia menyetubuhi mayatnya sebelum akhirnya memutilasinya. Demikian seperti dikutip dari history.com.

Aksi Chase terkuak setelah seorang teman Jason masuk ke dalam rumah dan memergokinya. Bocah perempuan itu seketika kabur menuju rumah tetangga hingga akhirnya mereka menghubungi polisi. Sementara, Chase kabur dengan membawa mayat Ferreira.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *