Suriah Bergejolak, Kemlu RI Mengimbau WNI agar Tak Berkunjung

 

LigaFox – Suriah Bergejolak, Kemlu RI Mengimbau WNI agar Tak Berkunjung

Sehubungan dengan perkembangan situasi keamanan di Suriah, Kementerian Luar Negri mengimbau agar seluruh warga negara Indonesia (WNI) tak melakukan kunjungan ke Suriah sampai situasi keamanan membaik.

Selain itu, Kemlu RI juga mengimbau WNI yang saat ini masih berada di Suriah untuk segera melaporkan diri dan selalu berkomunikasi dengan Kedutaan Besar RI di Damaskus.

Kemlu juga telah meluncurkan Safe Travel, aplikasi piranti lunak yang berfungsi untuk meningkatkan pelayanan dan perlindungan bagi warga negara Indonesia atau WNI diluar negri, termasuk Suriah.

Lewat aplikasi ini, WNI juga dapat mengupdate situasi keamanan lebih lanjut di Damaskus dan sekitarnya.

Untuk informasi lebih lanjut terkait Suriah, WNI dapat menghubungkan nomor berikut:

Hotline KBRI Damaskus:

+963 954444810

+963 937021018

Hotline Perlindungan WNI kementrian Luar Negri:

+62 81290070027

 

Serangan Militer ke Suriah

Sebelumnya, bersama koalisi militernya, Amerika Serikat, Prancis, dan Inggris melancarkan serangan militer ke Suriah. Menurut Presiden Amerika Serikat Donald Trump, tindakan ini dilakukan untuk merespons serangan senjata kimia di negara tersebut.

”Sebuah operasi gabungan bersama angkatan bersenjata Prancis dan Inggris tengah berlangsung saat ini,” ujar Presiden Amerika Serikat tersebut.

Presiden Trump mengatakan, serangan-serangan ini diarahkan pada sasaran terkait — lokasi yang dinilai menjadi pusat kemampuan senjata kimia pemerintah Suriah.

Trump juga mengatakan, tujuan serangan militer ini dimaksud untuk membangun pencegahan terhadap produksi, penyebaran, hingga penggunaan senjata kimia.

Dikatakan oleh Trump, dugaan serangan kimia di Douma yang menurutnya dilancarkan oleh pasukan Presiden Bashar al-Assad, bukanlah tindakan yang dilakukan oleh seorang lelaki, melainkan kejahatan yang dilakukan oleh monster.

Di lain sisi, Suriah membantah tuduhan telah melakukan serangan senjata kimia.

Seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan, rudal jelajah jenis Tomahawk digunakan dalam serangan tersebut. Dikatakan bahwa hingga saat ini sudah ada enam ledakan keras yang terjadi di Damaskus.

Syrian Observatory for Human Rights — sebuah lembaga pemantau HAM yang berpusat di Inggris mengatakan bahwa serangan-serangan itu menyasar pada fasilitas riset ilmiah di Suriah dan sejumlah fasilitas lain di Damaskus.

 

BACA JUGA : GARA-GARA KECOAK, PENGENDARA MOBIL DI SINGAPURA TABRAK JEMBATAN

Menemukan kecoak di dalam rumah atau di kamar mandi saja, sudah cukup menyebalkan. Namun, apa rasanya jika menemukan serangga itu melanglang di dalam mobil Anda, tepat ketika tengah berkendara.

Seorang perempuan lansia di Singapura justru celaka dibuatnya.

Seperti dikutip dari Strait Times (29/1/2018), seekor kecoak yang merangkak di dalam mobil perempuan berumur 61 tahun yang tengah berkendara, membuat sang lansia itu ketakutan hingga menabrak jembatan penyeberangan di Jurong East Central, Jumat 26 Januari 2018.

Dalam foto-foto kejadian yang dibagikan di Facebook, mobil sedan merah jenis Mazda terlihat menaiki sebuah trotoar dan bumper depannya tampak rusak parah setelah menabrak sebuah jembatan yang hanya berjarak beberapa sentimeter dari bibir trotoar itu.

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *