Terpuruk di Piala Presiden, Persib Coba Angkat Mental Pemain

LigaFox – White Label | Online Betting | Terbaik dan Terpercaya | Indonesia

Asisten pelatih Persib Bandung, Herrie Setyawan mengatakan saat ini timnya fokus untuk mengembalikan mental para pemain yang turun setelah kegagalan pada ajang Piala Presiden 2018 lalu.

Tidak bisa dipungkiri, banyak pemain Persib yang tampil di bawah kemampuan terbaiknya. Ini menyebabkan pemain gagal membawa tim kebanggaan bobotoh meraih prestasi di turnamen pra musim tersebut.

“Progres tetap aerobik tetap latihan kita balikin lagi kondisi pemain pasca kita tidak lolos, mungkin mental pemain ada (menurun), kita sedikit bangun mental lagi dengan sedikit latihan di season feeling,” kata dia, Rabu (31/1/2018).

Tentunya skuat Maung Bandung enggan mengulangi kegagalan yang sama ketika memasuki kompetisi Liga 1 yang digelar Maret 2018 mendatang.

Saat ini, tim pelatih Persib telah menyiapkan program agar segala kesalahan yang muncul saat Piala Presiden 2018 tidak terjadi lagi.

Minta Dukungan Bobotoh

Dia pun meminta dukungan dari bobotoh. Ini lantaran hal tersebut bisa melecut semangat dan meningkatkan motivasi Febri Hariyadi Cs.

“Kita persiapkan tim dan bobotoh harus memberikan dukungan apapun bentuknya yang pasti kita sudah tahu harus berbuat maksimal buat bobotoh dengan persiapan. Bukan alasan kita dengan gak lolos di fase grup terus kita leha-leha. Dengan kegagalan ini kita lebih fokus dan serius untuk Liga 1.”

“Semua kita siapkan program ke depannya, kendala kita selalu di lapangan tapi apapun lapangan kita harus tetap jalan sampai satu bulan kedepan. Kita tetap serius,” jelasnya.

Daftar Pemain Cedera

Dalam persiapan minggu ini, Persib tidak diperkuat beberapa pemain andalannya seperi Oh In Kyun, Victor Igbonefo, Michael Essien dan Supardi Nasir.

“In Kyun, Victor dan Essien cedera dan Supardi meminta izin. Tapi mereka tetap kita pantau dan dikasih pr agar menjaga kondisi fisiknya,” kata dia.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *