Game Dapat Merubah Nasib Seseorang, Seperti Kisah Orang Ini

game

LigaFox – Akhir Juli lalu, seorang pria asal Inggris bernama Tom Wheldon, tengah bermain game horor Outlast 2, sambil menyiarkan kegiatannya via layanan streaming game Twitch.

Saat Wheldon, yang memiliki nickname “Jurrasic Junkie” ini, sedang tegang-tegangnya dalam game, putrinya yang baru berumur 22 bulan atau kurang dari dua tahun, memasuki kamar tempat dia bermain.

“Ayah, ayah” sang balita bernama Jessica itu, bisa terdengar memanggil Wheldon dalam rekaman video, tapi sang ayah rupanya tidak mendengar.

Tiba-tiba ada peristiwa mengejutkan dalam game, wheldon berteriak karena kaget. Saat itu juga, dia baru menyadari kehadiran Jessica, sehingga kaget dua kali dan berteriak lebih kencang.

“Sesaat, setelah mengalihkan pandangan dari layar, saya melihat sesosok kecil berdiri di samping. Saya lalu teriak histeris, baru belakangan sadar, bahwa sosok itu adalah anak saya” ujar Wheldon, sebagaimana dirangkum dari Business Insider, Rabu (9/8/2017).

Wheldon, bergegas mengangkat Jessica ke pangkuannya. Anak yang imut-imut itu, rupanya cuma ingin membawakan minuman dingin untuk sang ayah.

Rekaman reaksi kaget Wheldon, yang mengundang tawa karena lucu, rupanya membuat video tersebut jadi viral. Dalam waktu empat hari setelah pertama ditayangkan, video Wheldon sudah disaksikan lebih dari 2 juta kali.

Follower Wheldon pun meningkat jauh, dari hanya 100-an sebelum menyiarkan video, menjadi lebih dari 4.000 setelahnya.

Laman Guiness World Records, bahkan menobatkan video Wheldon, sebagai yang paling populer di Twitch. Dia bisa terlihat berpose, dengan sertifikat Guiness dan Jessica dalam foto di atas.

Wheldon mengaku, tak menyangka ekspresi kagetnya karena sang putri, bisa berbuah video terpopuler. “Hingga sekarang rasanya masih aneh, bahwa saya punya titel rekor dunia Guiness” katanya.

Ada lagi suatu kejadian, yang bisa dikatakan dapat buat kita heran dan bertanya-tanya, dimana ada seorang pekerja kantoran, yang memutuskan meninggalkan pekerjaannya yang bagus hanya demi video game. Simaknya kisah berikut ini:

Beberapa tahun lalu, Ben Wu masih bekerja di sebuah perusahaan trading, yang bermarkas di California, Amerika Serikat. Namun, dia memilih banting setir menjadi gamer, alias pemain video game.

Gaji bulanan yang tinggi sebagai trader, tak membuat Wu puas. Justru, kata dia, penghasilannya sekarang sebagai gamer, jauh melebihi gaji bulanannya dulu.

Waktu cuti tersebut, Wu gunakan untuk mengistirahatkan otak dari deadline pekerjaan, yang sehari-hari memburunya. Bukannya menikmati cuti dengan berdiam di rumah, dia malah mengisi waktu dengan terus bermain video game.

Tak hanya itu, Wu bukan sekadar menuntaskan hobi, melainkan melakoninya sebagai pekerjaan penuh waktu, selama satu minggu itu. Bahkan, dia sampai membuat panduan game online praktis di Youtube dan Twitch, sebuah aplikasi berisi tutorial game, yang membeli jasa Wu seharga 1 miliar dollar AS.

Merasa bisa menghasilkan pendapatan lebih banyak, Wu memutuskan melepaskan pekerjaannya sebagai trader.

Salah satu game yang sudah terkenal sejak dahulu kala, yang terkenal dengan nama DotA misalnya, gamer bisa membidik hadiah uang, sampai hampir 11 juta dollar AS, setara sekitar nyaris Rp 150 miliar.
Karenanya, wajar saja bila kemudian banyak orang, dari mulai individual bahkan sampai grup dan tim, dari seluruh penjuru dunia, bersedia bertarung lewat media game online.

Bagaimana dengan anda para pembaca sekalian? Apakah anda akan menjadi seperti ini, atau memang akan menjalankan yang sudah ada saja? Semua keputusan ada ditangan anda, namun sekedar berpesan saja, pikirkan dengan matang dahulu ya pembaca, agar tidak menjadi penyesalan nantinya, karena ini menyangkut masa depan kita sendiri nantinya.

Admin hanya bisa mendoakan yang terbaik saja buat para pembaca semuanya, hehe,,,,:)

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *